B-21 Raider akan dipersenjatai dengan rudal Long-Range Stand-Off (LRSO), rudal jelajah nuklir generasi baru. Ini juga akan membawa bom nuklir B-61


Angkatan Udara AS merilis gambar konsep pesawat pengebom siluman terbaru, bomber siluman B-21 Raider. Saat ini B-21 Raider sedang digarap bareng pabrikan Northrop Grumman. Asupan udara mesin B-21 Raider berbentuk miring, B-21 Raider juga menutupi jejak inframerah dari empat mesinnya.

B-21 Raider akan dipersenjatai dengan rudal Long-Range Stand-Off (LRSO), rudal jelajah nuklir generasi baru. Ini juga akan membawa bom nuklir B-61, khususnya bom B61-12 baru dengan kemampuan "dial-a-yield.”

Rencananya, B-21 Raider akan beroperasi dari Pangkalan Angkatan Udara Dyess, Texas, serta Pangkalan Angkatan Udara Ellsworth di South Dakota dan Pangkalan Angkatan Udara Whiteman di Missouri.

Kyle Mizokami, penulis Kyle Mizokami masalah pertahanan di San Francisco, di nationalinterst.org, menyebut B-21 Raider akan menjadi segalanya dan neraka bagi Cina dan Rusia.

Sementara itu, Rusia juga tengah membuat pesawat pengebom yang disebut pengamat militer paling berbahaya, yakni Tupolev PAK DA.

Pengamat Caleb Larson mengatakan Tupolev PAK DA adalah bomber Rusia yang paling mematikan. PAK DA akan menggantikan bomber supersonik Tu-160 dan Tu-95.
PAK DA adalah pengebom siluman jarak jauh generasi berikutnya. Ini akan menjadi bomber Rusia pertama, bukan hanya desain warisan Soviet.

Penerbangan prototipe PAK DA pertama ditunda dari 2019 hingga sekitar tahun 2021-2023.

0 Response to "B-21 Raider akan dipersenjatai dengan rudal Long-Range Stand-Off (LRSO), rudal jelajah nuklir generasi baru. Ini juga akan membawa bom nuklir B-61"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel