Iklan

Film “KKN di Desa Penari” Segera Tayang di Bioskop, Seseram Apa?


Film KKN di Desa Penari Tayang
SEMAKIN banyak orang kegandrungan film horor Indonesia, salah satunya adalah saya. Maklum film Indonesia makin bisa diperhitungkan tak terkecuali gender horor-nya. Jika dulu, nonton film horor Indonesia, tak lebih film sekadar mengeksplotasi seksualitas yang dibalut dengan horor, sekarang sepertinya tidak lagi.

Belakangan saya lebih banyak menonton film-film besutan sutradara Indonesia. Sebut saja, Joko Anwar, yang karyanya selalu bikin saya berdecak kagum, mulai dari Pemuja Setan sampai Perempuan Tanah Jahanam.

Film KKN di Desa Penari Tayang  di Bioskop 19 Maret 2020
Nah, ada kabar baik yang tentu sudah didengar banyak orang. Dan ini cukup ditunggu-tunggu. Terutama mereka yang eksis di dunia per-twitter-an dan mengikuti thread yang dituliskan akun Mr Simple Man tentang kisah nyata KKN Desa Penari.

Tidak lama lagi, penikmat film horor bisa menyaksikannya di bioskop.  MD Pictures bekerjasama dengan Pichousefilms  mengangkat kisah viral tersebut ke dalam film layar lebar yang rencananya akan tayang di bioskop pada 19 Maret 2020.

Dua Hari Dirilis, Teaser Film Ditonton Lebih dari  2,5  Juta Viewers

Baru dua hari dirilis, teaser film yang diproduseri oleh Manoj Punjabi ini telah ditonton oleh lebih dari 2,5  juta viewers. Bahkan, salah satu cast-nya yakni Tissa Biani yang memerankan Nur sampai menjadi trending. Selain Tissa Biani, ada sejumlah bintang yang seang naik daun, sebut saja Adinda Thomas (Widya), Aghniny Haque (Ayu), Calvin Jeremy (Anton), dan Achmad Megantara (Bima).

Bikin penasaran?  Itu pasti! Sama halnya ketika kita membaca sebuah novel yang kemudian diangkat ke layar lebar. Demikian juga rasa penasaran menghinggapi banyak orang yang sudah membaca thread KKN Desa Penari yang viral.

Produser Manoj Punjabi Pilih Efek Asli Dibanding Trik Kamera CGI

Apakah filmnya akan seseram ketika orang membaca threadnya di Twitter? Hal yang jujur saja sedikit agak saya sangsikan akan bisa se-okey dan se-keren film Holywood adalah penggambaran sosok ular besar atau Badaruwi.

Tetapi saat membaca berita yang beredar bahwa Manoj Punjabi memilih untuk menggunakan ular asli dibanding trik kamera CGI membuat saya makin memiliki ekspektasi tinggi terhadap film ini. Semoga tidak mengecewakan saat nonton filmnya.

Bikin Efek Nyata, 50 Ekor Ular Didatangkan ke Lokasi Syuting

Untuk membuat efek film ini senyata mungkin, Manoj Punjabi konon sampai rela membawa 50 ular asli ke lokasi syuting di Gunung Kidul, DI Yogyakarta.

Bahkan katanya Adinda Thomas yang baru pertama kali memiliki pengalaman menyentuh ular sampai menangis waktu pengambilan gambar dililit hewan melata itu.  Duh, jadi makin nggak sabar ingin nonton? 

0 Response to "Film “KKN di Desa Penari” Segera Tayang di Bioskop, Seseram Apa?"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel