Iklan

Meninggal di RS PKU Muhammadiyah Kebumen, PDP Covid-19 Pergi ke Jakarta Sebelum Mengeluh Sakit Tenggorokan

ilustrasi 

KEBUMEN - Seorang pasien dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) Covid-19, warga Kecamatan Pejagoan meninggal dunia.

Pasien perempuan itu meninggal pada Sabtu, 21 Maret 2020 pagi di  ruang isolasi di Rumah Sakit PKU Muhammadiyah Sruweng.

Pasien sudah dirawat selama lima hari di RS PKU Muhammadiyah Sruweng, dengan gejala corona.

Namun hingga meninggal pasien belum dilakukan swab karena kendala keterbatasan perlengkapan dan perawatan tan pasien corona di rumah sakit tersebut.

 Kepala Dinas Kesehatan Kebumen dokter Dwi Budi Satrio mengatakan, Pasien  tersebut baru saja datang dari Jakarta sekitar seminggu yang lalu dan sempat  dirawat di rumah sakit selama lima hari.

"Dia datang  dengan gejala batuk, demam dan mengalami sakit pada tenggorokan. Hasil rontgen terhadap pasien diketahui mengalami pneumonia pada paru-parunya," terangnya Minggu, 22 Maret 2020.

Namun sampai meninggal  pasien yang baru pulang dari Jakarta atau daerah KLB corona belum dilakukan pengecekan oral swab.

Sehingga belum diketahui positif atau negatif corona, akan tetapi pasien tetap dikatagorikan sebagai  pesien positif corona.

Hal tersebut untuk menjaga resiko penularan kepada masyarakat kalau yang bersangkutan benar positif corona.

Ini   bentuk antisipasi penangan terhadap lingkungan pasien.

“Selanjutnya kami akan melakukan isolasi kepada kepada kediaman pasien agar anggota keluarga tidak keluar umah," kata Budi Satrio

Pihaknya, akan bekerja sama dengan Bzanas Kebumen untuk menjamin pemenuhan kebutuhan pokok keluarga selama masa isolasi. 

Wakil Bupati Kebumen, Arif Sugiyanto yang juga Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kebumen meambahkan, sesuai prosedur penanganan Covid-19, pasien dengan gejala di atas dan memiliki riwayat baru datang dari Jakarta yang saat ini sudah KLB corona.

 hasil pemeriksaan radiologinya mengarah ke tanda-tanda pneumonia, maka yang bersangkutan dikategorikan sebagai PDP.
"Pasien juga sebelumnya punya riwayat penyakit paru-paru," lanjutnya.***

0 Response to "Meninggal di RS PKU Muhammadiyah Kebumen, PDP Covid-19 Pergi ke Jakarta Sebelum Mengeluh Sakit Tenggorokan"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel